6 Trik Mengajarkan Anak Gemar Membaca Tanpa Memaksa. Wajib Dipraktikkan!

cara-mengajarkan-anak-gemar-membaca cara-mengajarkan-anak-gemar-membaca

Membaca menjadi khilaf satu metode pemmelampasan yang paling ampuh untuk memperkaya wawasan pengepedulian. Dengan membaca secara tidak langsung mampu mengasah imajinasi sekaligus keterampilan anak dalam memreaksi kata-kata. Sayangnya, untuk menumbuhkan kegemaran tersebut bukanlah hal yang mudah. Bahkan orang tua yang minat bacaannya agung belum tentu menurunkan sikap yang sebanding keala anak.

Nah dengan demikian, pastinya ada cara yang bisa Moms dan Dads lakukan supaya anak tertarik untuk membaca. Atau yang tadinya sudah berminat tambah terasah dan dijadikan suatu hobi. Tanpa mesti memaksa anak untuk belajar setiap harinya, Moms bisa lakukan beberapa aktivitas ini, lo. Menyenangkan tetapi juga menjadi langkah jitu menumbuhkan ketertarikan. Yuk simak ulasan berikut ini.

1. Sebelum mengenalkan bacaan, Moms perlu memahami perkembangan literasi anak. Ada tahapannya, jangan memaksa anak membaca terkemudian dini

Sebelum memulai mengajarkan membaca, pahami dahulu bahwa setiap keterampilan literasi anak itu bervariasi. Sebagian gede anak-anak melatih diri membaca atas usia 6-7 acuhn. Beberapa yang lain memperoleh keterampilan ini sejak usia 4 atau 5 acuhn.

Ketika ingin memulai pastikan dahulu si kecil sudah akrab dengan bentuk-bentuk alfabet A-Z dan tahu pelafalannya. Jika belum, mulailah untuk mengajarkan sesudah lagu, video atau mainan sebagai permulaan melatih anak untuk membaca. Biarkan anak mengeksplorasi kemampuannya dan hindari memaksa anak kudu bisa di usianya yang dini.

2. Untuk menarik perhatian anak, Moms atau Dads bisa lo membaca tangguh-tangguh sembari mengekspresikan isi bacaan lewat mimik wajah

Membuat anak gemar membaca memang sulit dilakukan secara instan apalagi cuma dengan memerintah. Nah daripada menggunakan usaha yang lebih, Moms bisa mencoba membaca dengan suara keras di waktu luang bersebanding anak.

Misalnya membaca tentang dongeng “Kancil dan Buaya”, Moms bisa meniru ucapan buaya dengan nada tinggi atau suara kancil yang bersemangat. Jangan lupa tambahkan mimik wajah ketika kancil memulai untuk berhitung dari buaya yang telah berjejer menuju sungai. Poin benanya ialah buat cerita selucu dan semenarik mungkin agar anak semangat megeacuhi kelanjutannya.

3. Si lumat akan mudah sekali bosan akan suatu hal, untuk itu Moms bisa jadikan teks sebagai permainan yang menyenangkan

Supaya kegiatan mengenalkan huruf cukup anak lebih seru, Moms bisa menyiasati dengan mengajaknya sambil bermain di rumah. Kini sudah mudah ditemui kartu yang bertuliskan huruf alfabet dengan gambar pelengkap atau supaya lebih kreatif, Moms bisa buat senorang dengan barang yang sudah tersedia di rumah seperti karton dan spidol warna-warni. Kenalkan huruf dengan suara lantang dan buat anak mengulang perkataan orang tua. Untuk hasil terjujur, jangan suah bosan mengulang kegiataan tersebut setiap harinya. Minimal latih anak membaca tiga kata Sekejap dalam sehari.

4. Sering mengajak anak bicara nyaPerdebatan mampu mengembangkan kemampuan literasi. Kegiatan ini justru bisa bikin anak semakin kaya akan kosakata

Bicarah dengan anak sesering mungkin Moms. Tanyakan apa yang sedang ia rasakan hari itu. Biarkan ia bercerita untuk membantu meningkatkan kemampuan bahasanya. Selain itu, usai Moms membacakan sebuah cerita, cobalah untuk Perbahasankan bagaimana isi keseluruhannya, bagian mana yang paling ia berkenani atau pesan yang ditangkap dari bacaan tersebut. Selain ampuh menambah kosakata baru, gairah ini juga melangsungkan Moms menjadi lebih dampil dan kenal apa yang tengah dipikirkan oleh si halus.

5. Dimulai dari Moms, kebiasan yang dilihat terus menerus oleh anak lebih membekas untuk kemudian diikuti

Jika setiap harinya orang tua namun memegang gawai, maka anak akan tertarik dengan benda tersebut. Kecanduan melihat gambar yang beranjak dari smartphone justru menciptakan anak lengah untuk membaca buku dan lebih memilih untuk melihat video beserta suaranya. Maka dari itu, jika pengin melihat anak gemar membaca maka Moms juga pantas mencontohkan kegiatan tersebut. Jadi sepadan-sepadan tanamkan kebiasaan membaca di rumah, ya!

6. Buatlah anak akrab dengan buku bacaan di dunianya. Sediakan luber “umpan” bacaan yang melakukan si lumat tertarik. Sebab Moms bisa membangun rasa penasaran dari hal lumat di sekitar

Sebelum melaksanakan anak gemar membaca, alangkah tidak emosinya bila orangtua membiasakan mereka akrab terlebih dahulu dengan buku. Simpanlah buku dan majalah di alam yang mudah terlihat. Sedikan bermacam buku bacaan yang sekiranya melaksanakan anak tertarik. Menurut penelitian Dr. Carlsson Paige, orang tua setidak emosinya membaca buku bacaan berpas anak dan buat kegiatan terasa menyenangkan yang diselipkan candaan. Selama buku masih cocok dibaca di usia mereka, biarkan si keci mengeskplor rasa penasarannya.

Nah itulah deretan trik untuk melatih keterampilan literasi anak. Bagaimana? Mudah kan Moms untuk mempratikkanya? Namun, sebaiknya hindari membandingkan anak mengenai kemampuan membaca dengan teman-teman seusianya, ya karena bakat yng dimiliki setiap anak akan berkelainan.